Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

DPUBM Kabupaten Malang Tingkatkan Infrastruktur Ketindan, Bahu Jalan Dibangun dengan Rabat Beton

Sabtu, 29 Agustus 2026 | Agustus 29, 2026 WIB Last Updated 2026-08-29T09:02:46Z

detikterkini.id
MALANG — Upaya meningkatkan kualitas infrastruktur sekaligus mendukung kelancaran mobilitas masyarakat terus dilakukan di berbagai wilayah. Salah satunya terlihat di Jalan Ketindan, Krajan, Desa Ketindan, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, yang kini tengah mendapatkan pekerjaan pembangunan bahu badan jalan dengan rabat beton.

Pantauan tim gabungan media Deraphukumpos dan Detikterkini.id pada Sabtu, 29 Agustus 2026, menunjukkan pekerjaan fisik tengah berlangsung pada sisi kanan dan kiri ruas jalan. Bahu jalan yang dikerjakan memiliki lebar sekitar 1 meter di masing-masing sisi, sehingga memberikan tambahan ruang pada badan jalan.

Pekerjaan tersebut menjadi perhatian masyarakat karena Jalan Ketindan merupakan salah satu jalur yang cukup vital bagi aktivitas warga sekaligus akses menuju sejumlah destinasi wisata di kawasan Lawang dan sekitarnya.

Informasi yang dihimpun dari warga di lokasi menyebutkan pekerjaan peningkatan jalan tersebut berada di bawah Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM) Kabupaten Malang.

Pelebaran Jalan Dinilai Menjawab Kebutuhan Masyarakat

Selama ini, kondisi ruas jalan yang relatif terbatas membuat arus kendaraan pada waktu tertentu cukup padat. Terlebih pada pagi dan sore hari ketika aktivitas masyarakat meningkat.

Pembangunan bahu jalan dengan rabat beton diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi fisik ruas jalan, tetapi juga memberikan ruang tambahan yang dapat mendukung kelancaran lalu lintas.

Anita, petugas PUBM Kabupaten Malang, mengatakan percepatan pekerjaan pelebaran menjadi salah satu perhatian utama pemerintah.

“Percepatan proyek pelebaran jalan adalah hal utama yang memang dikebut. Hal tersebut disesuaikan dengan masukan warga dan dengar pendapat dari pemerintah daerah atas wilayah jalan yang sedang dikerjakan,” ujar Anita.

Menurutnya, kondisi jalan yang sempit dengan volume kendaraan yang cukup tinggi menjadi salah satu faktor terjadinya kepadatan, khususnya pada jam-jam sibuk.

Karena itu, pekerjaan pelebaran dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan fungsi ruas jalan dan memberikan pelayanan infrastruktur yang lebih baik kepada masyarakat.

Warga Apresiasi Respons Pemerintah

Pembangunan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat sekitar.

Ridwan, warga Ketindan, mengaku senang melihat adanya pekerjaan pelebaran jalan. Ia berharap pembangunan segera rampung dan dapat dimanfaatkan secara maksimal.

“Ini baru bagus. Semoga dengan pelebaran dan sekarang sudah mulai pengeringan, secepatnya bisa menjadi jalur utama yang mengurangi kemacetan. Terima kasih atas respons baik pemerintah desa dan Kabupaten Malang,” ungkap Ridwan.

Menurut warga, peningkatan infrastruktur di kawasan tersebut cukup penting karena jalur Ketindan tidak hanya digunakan untuk kepentingan aktivitas sehari-hari masyarakat, tetapi juga menjadi akses menuju berbagai kawasan wisata di wilayah Lawang, termasuk arah kebun teh, Tlogoland dan destinasi wisata lainnya.

Dari Jalan Sempit Menuju Infrastruktur yang Lebih Fungsional

Perubahan kondisi ruas jalan juga terlihat apabila dibandingkan dengan dokumentasi Google Street View Mei 2025 yang menunjukkan kondisi sebelum pekerjaan.

Pada dokumentasi lama, ruang sisi kanan dan kiri jalan masih terlihat terbatas dan belum terdapat bahu beton seperti yang sedang dibangun saat ini. Sementara dokumentasi lapangan pada 29 Agustus 2026 memperlihatkan tambahan struktur rabat beton di kedua sisi jalan.

Perubahan tersebut menunjukkan adanya upaya memperluas ruang pada tepi badan jalan sekaligus menata kawasan jalan agar lebih fungsional.

Meski demikian, besaran pelebaran secara teknis tetap perlu mengacu pada dokumen pekerjaan dan hasil pengukuran lapangan. Dari pengamatan visual dua foto, perubahan yang paling jelas adalah munculnya bahu beton di kedua sisi ruas jalan yang sebelumnya belum terlihat pada dokumentasi lama.

Infrastruktur dan Pertumbuhan Kawasan

Pembangunan jalan pada dasarnya bukan sekadar persoalan aspal dan beton. Infrastruktur yang baik menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pergerakan masyarakat, distribusi ekonomi, hingga pengembangan sektor pariwisata daerah.

Bagi kawasan seperti Ketindan dan Lawang yang memiliki aktivitas masyarakat sekaligus menjadi pintu menuju sejumlah destinasi wisata, peningkatan kualitas akses jalan diharapkan mampu memberikan dampak lebih luas.

Jalan yang lebih fungsional dapat memperlancar mobilitas warga, meningkatkan kenyamanan pengguna jalan, sekaligus mendukung akses wisatawan.

Kini masyarakat tinggal menunggu pekerjaan tersebut diselesaikan dan memastikan hasil pembangunan dapat bertahan dalam jangka panjang.

Deraphukumpos dan Detikterkini.id akan terus mengawal perkembangan pembangunan infrastruktur daerah, khususnya proyek yang bersentuhan langsung dengan kepentingan dan kebutuhan masyarakat.

Dari Ketindan, Lawang, Kabupaten Malang — pembangunan jalan bukan hanya tentang memperlebar badan jalan, tetapi tentang membuka ruang yang lebih besar bagi kelancaran aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update