Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Niat Baik Polsek Lawang Berujung Petaka, Tahanan Kabur, Kok Bisa?.

Sabtu, 31 Januari 2026 | Januari 31, 2026 WIB Last Updated 2026-01-31T14:47:33Z
Kejadian ini menjadi perhatian serius publik.  Busamat selaku  Aktivis sosial menilai insiden tersebut sebagai ujian besar bagi Polsek Lawang dalam menjaga kepercayaan masyarakat.

detikterkini.id
--MALANG – Keberhasilan Polsek Lawang dalam mengungkap dan menangkap terduga pelaku pencurian yang sempat meresahkan warga Kabupaten Malang awalnya menuai apresiasi publik. Terduga pelaku berinisial HLS, warga Desa Bedali, Kecamatan Lawang, berhasil diamankan dan dibawa ke Mapolsek Lawang untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.

Namun, niat baik aparat dalam memperlakukan terduga pelaku secara humanis justru berubah menjadi ironi dan petaka. HLS dilaporkan kabur dari dalam Mapolsek Lawang, saat proses pemeriksaan masih berlangsung.

Peristiwa ini sontak mengundang sorotan tajam dari berbagai pihak, lantaran pelarian tersebut terjadi bukan di lapangan, melainkan di lingkungan kantor polisi itu sendiri.

Menurut keterangan yang disampaikan, kejadian bermula saat terduga pelaku meminta izin ke kamar mandi yang berada di bagian samping belakang Mapolsek Lawang.
“Saat diperiksa, dia meminta ke kamar mandi samping belakang lalu melarikan diri,” jelas M. Lutfi.

Kapolsek Lawang membenarkan insiden tersebut dan mengakui bahwa hingga kini HLS belum berhasil diamankan kembali. Upaya pengejaran telah dilakukan secara intensif, bahkan hingga ke wilayah Surabaya.
“Sudah diupayakan sampai ke Surabaya, tetapi belum tertangkap,” ujarnya.

Kejadian ini menjadi perhatian serius publik. Aktivis sosial Busamat menilai insiden tersebut sebagai ujian besar bagi Polsek Lawang dalam menjaga kepercayaan masyarakat.

“Polsek Lawang sejatinya memiliki niat menciptakan rasa sosial dan pendekatan kemanusiaan yang tinggi terhadap para terduga. Namun ketika ‘dikasih hati’, justru berubah menjadi petaka,” ungkap Busamat.

Ia menambahkan, kejadian kaburnya tahanan ini menimbulkan banyak pertanyaan.
“Terduga pencuri bilang mau ke belakang untuk buang air kecil, lewat samping, lalu kabur. Bisa jadi lewat atap kamar mandi atau manjat bagian belakang. Ini menjadi evaluasi serius,” lanjutnya.

Lebih jauh, Busamat menegaskan bahwa peristiwa ini harus dijadikan pelajaran penting bagi institusi kepolisian.
“Harapan masyarakat yang sempat tumbuh kini tertunda. Ini menjadi PR besar Polsek Lawang untuk mengembalikan kepercayaan publik dengan menghadirkan kembali tersangka, dengan cara apa pun yang sesuai hukum,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih terus melakukan pengejaran dan pendalaman terkait insiden kaburnya tahanan tersebut.
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update