detikterkini.id -- PAMEKASAN — Kepedulian sosial terhadap masyarakat kembali diwujudkan Pemuda Desa Bangsereh melalui kegiatan khitan gratis bagi anak-anak warga desa. Kegiatan tersebut terlaksana melalui kerja sama Pemuda Bangsereh, MEC, dan Klinik Meilia Rumah Sunat Madura.
Kegiatan sosial bertajuk “Bersama Membangun Desa” itu digelar pada Jumat, 18 September 2026, mulai pukul 08.00 WIB, bertempat di Dusun Barat Dajah, Desa Bangsereh, Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan.
Program khitan gratis tersebut secara khusus diperuntukkan bagi anak berusia di bawah lima tahun yang berdomisili di Desa Bangsereh. Panitia menyediakan kuota sebanyak 15 anak, dan seluruh kuota tersebut terlaksana dalam kegiatan.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan melibatkan Klinik Meilia Pamekasan dengan dukungan tenaga yang berpengalaman. Owner MEC, Halis, S.Kep, turut menangani langsung proses khitan bersama tim.
Sementara itu, Sapra'i, S.Pd.I, selaku Pembina Pemuda Bangsereh, turut mendukung kegiatan sebagai bagian dari upaya pemuda ikut berkontribusi dalam kegiatan sosial dan pembangunan masyarakat desa.
Owner Klinik Meilia Pamekasan, Ridqi Aka Romli, S.Kep, Ns, M.Kes, MH.Kes, C.Ht, juga menjadi bagian dari kolaborasi dalam pelaksanaan program sosial tersebut.
Kegiatan tidak hanya memberikan layanan khitan secara gratis. Anak-anak peserta juga mendapatkan jajanan, susu, dan sirup sehingga suasana kegiatan berlangsung lebih meriah dan mendapat sambutan positif dari keluarga peserta.
Salah satu ibu peserta, ibunda Suha, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang terlibat.
“Terima kasih sunatan gratis. Selain sunat, masih dapat jajan, susu dan sirup. Pelayanannya bagus,” ungkapnya kepada panitia.
Hal senada disampaikan Ibu Sumi, salah satu orang tua peserta lainnya. Ia mengaku bersyukur karena program tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menghadirkan pelayanan yang baik bagi anak-anak peserta.
“Pelayanan dan program ini selain gratis masih mendapatkan jajan, sirup dan susu. Terima kasih atas semuanya. Alhamdulillah sudah sah hajatnya,” ungkapnya dengan penuh haru.
15 Anak Ditangani dalam Tiga Jam
Usai seluruh rangkaian kegiatan, Halis, S.Kep, Owner MEC yang turut bertugas melakukan proses khitan secara langsung, menyampaikan bahwa seluruh peserta dapat ditangani dalam waktu sekitar tiga jam.
“Alhamdulillah, hari ini aktivitas sunat massal 15 pasien hanya dikerjakan dalam waktu tiga jam. Mantap Bangsereh,” ujarnya sembari mengacungkan jempol.
Menurutnya, keberhasilan kegiatan tersebut tidak terlepas dari kerja sama antara pemuda, tenaga kesehatan, panitia, serta dukungan masyarakat Desa Bangsereh.
Kegiatan khitan gratis ini sekaligus menjadi contoh kolaborasi sosial di tingkat desa, ketika pemuda bersama pihak layanan kesehatan dapat menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Semangat “Pemuda Bersatu, Berkarya, Berjaya” pun menjadi bagian dari pesan yang dibawa dalam kegiatan tersebut: membangun desa tidak hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui kepedulian dan kegiatan sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar