detikterkini.id - MALANG — Gus Mahrus Ali, salah satu pengasuh Pondok Pesantren (PP) Irsyadut Tholibin, memberikan klarifikasi terkait informasi yang beredar dan mengaitkan dirinya dengan dugaan kasus pencabulan terhadap seorang santri.
Keterangan tersebut diperoleh melalui wawancara dan komunikasi dengan Gus Mahrus Ali pada Rabu (16/9/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Dalam keterangannya, Gus Mahrus Ali membantah tuduhan tersebut dan menyatakan bahwa dirinya merasa difitnah.
“Saya merasa difitnah. Tuduhan ini diduga berkaitan dengan persoalan internal yang terjadi sebelumnya,” ujar Gus Mahrus Ali saat memberikan klarifikasi.
Menurut Gus Mahrus Ali, persoalan tersebut diduga berkaitan dengan permasalahan internal yang sebelumnya terjadi di lingkungan pondok pesantren. Ia menjelaskan bahwa santri yang disebut dalam informasi tersebut sebelumnya memiliki persoalan dengan pihak pondok hingga akhirnya dikeluarkan dari lingkungan pesantren.
Namun, penjelasan mengenai persoalan internal tersebut merupakan keterangan dan versi dari Gus Mahrus Ali. Hingga berita ini ditulis, BuserNasional.my.id belum memperoleh keterangan langsung dari pihak santri maupun keluarganya terkait tuduhan yang beredar.
Masih Memerlukan Verifikasi
BuserNasional.my.id menegaskan bahwa informasi mengenai dugaan pencabulan tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut. Beredarnya informasi di media sosial tidak dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan bahwa suatu tindak pidana benar-benar telah terjadi.
Untuk memperoleh gambaran yang utuh, diperlukan konfirmasi dari seluruh pihak terkait, termasuk pihak santri dan keluarganya, pengelola PP Irsyadut Tholibin, serta aparat penegak hukum apabila perkara tersebut telah dilaporkan atau sedang dalam proses penanganan.
Pemberitaan ini menggunakan istilah “dugaan” dan tidak bermaksud menyimpulkan kesalahan pihak tertentu sebelum terdapat hasil pemeriksaan atau keputusan dari lembaga yang berwenang.
Masyarakat juga diimbau untuk tidak terburu-buru menyimpulkan maupun menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi, terlebih perkara yang berkaitan dengan dugaan kekerasan seksual menyangkut hak dan kepentingan banyak pihak.
BuserNasional.my.id akan tetap mengedepankan prinsip keberimbangan dan membuka ruang hak jawab serta klarifikasi bagi pihak-pihak yang berkaitan dengan informasi tersebut.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar