Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Pengukuhan Pangarsa PAKASA Malang Raya, Dwi Indrotito Cahyono Tegaskan Komitmen Jaga Warisan Budaya

Sabtu, 01 Agustus 2026 | Agustus 01, 2026 WIB Last Updated 2026-08-01T04:05:55Z

detikterkini.id -- MALANG – Paguyuban Kawula Karaton Surakarta (PAKASA) Malang Raya resmi memasuki babak baru setelah KRA Dwi Indrotito Cahyono, S.H., M.M. dikukuhkan sebagai Pangarsa PAKASA Malang Raya untuk masa bakti 2026–2030. Pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua Umum PAKASA, KPH Dr. Eddy S. Wirabhumi, dalam prosesi yang berlangsung khidmat di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Sabtu (1/8).

Momentum tersebut menjadi penegasan komitmen PAKASA dalam memperkuat eksistensi organisasi sebagai garda terdepan pelestarian budaya Keraton Surakarta di wilayah Malang Raya. Sejumlah tokoh budaya, sesepuh, pengurus pusat PAKASA, jajaran Forkopimda, hingga tamu undangan dari berbagai daerah turut menyaksikan prosesi tersebut.

Hadir pula perwakilan Bupati Malang, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang Drs. Firmando Hasiholan Matondang, M.M., Kepala Bidang Kebudayaan Hartono, S.AP., jajaran Forkopimda Kabupaten Malang, Forkopimda Kota Malang, serta para kawula dan sentana dalem Keraton Surakarta.

Dalam sambutannya, Ketua Umum PAKASA KPH Dr. Eddy S. Wirabhumi menegaskan bahwa keberadaan PAKASA tidak hanya bertugas menjaga warisan budaya Keraton Surakarta, tetapi juga memastikan nilai-nilai adiluhung tetap dapat diwariskan kepada generasi penerus melalui berbagai kegiatan yang relevan dengan perkembangan zaman.

"Budaya adalah identitas bangsa yang harus dijaga bersama. PAKASA memiliki tanggung jawab untuk terus merawat nilai-nilai luhur Keraton Surakarta sekaligus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak agar budaya tetap hidup di tengah masyarakat," ujarnya.

Ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa kepemimpinan KRA Dwi Indrotito Cahyono akan mampu memperkuat organisasi serta meningkatkan peran PAKASA Malang Raya sebagai mitra pemerintah dalam bidang kebudayaan, pendidikan karakter, dan pengabdian kepada masyarakat.

Sementara itu, Pangarsa PAKASA Malang Raya yang baru, KRA Dwi Indrotito Cahyono, menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan kepadanya. Menurutnya, jabatan tersebut merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan semangat kebersamaan dan pengabdian terhadap budaya bangsa.

"Pengukuhan ini bukan sekadar seremonial, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk menghidupkan kembali semangat pelestarian budaya di tengah masyarakat. Kami ingin PAKASA Malang Raya menjadi organisasi yang inklusif, mampu merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa memandang latar belakang, serta menghadirkan program-program nyata yang bermanfaat," ungkap Dwi Indrotito Cahyono.

Ia menambahkan, kepengurusan periode 2026–2030 akan memprioritaskan penguatan pendidikan budaya kepada generasi muda, pelestarian adat dan tradisi Jawa, pemberdayaan komunitas budaya, hingga memperluas sinergi dengan pemerintah daerah, akademisi, dan para budayawan.

"Budaya tidak boleh hanya dikenang sebagai warisan masa lalu. Budaya harus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat hari ini. Karena itu kami akan membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya agar PAKASA Malang Raya mampu menjadi rumah bersama bagi siapa pun yang memiliki kepedulian terhadap pelestarian budaya Nusantara," tegasnya.

Dengan kepengurusan baru yang dipimpin KRA Dwi Indrotito Cahyono di bawah arahan Ketua Umum PAKASA KPH Dr. Eddy S. Wirabhumi, PAKASA Malang Raya diharapkan semakin aktif menjalankan berbagai program pelestarian budaya, memperkuat nilai-nilai kearifan lokal, serta memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan karakter masyarakat di Malang Raya.(Red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update