Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Aba Yasin Sambangi Kantor Golkar Kota Malang, Sekadar Silaturahmi atau Mulai Menata Panggung Politik 2029?

Minggu, 02 Agustus 2026 | Agustus 02, 2026 WIB Last Updated 2026-08-02T04:42:55Z
Jurnalis: Busamat | detikterkini
detikterkini.id
--KOTA MALANG – Suhu politik menuju Pemilu 2029 memang masih jauh dari puncaknya. Namun, berbagai manuver dan komunikasi lintas tokoh mulai menjadi perhatian publik. Salah satu yang kini memantik tanda tanya adalah langkah Muchammad Ali Yasin, S.E. atau yang akrab disapa Aba Yasin, saat menyambangi Kantor DPD Partai Golkar Kota Malang, Sabtu (1/8/2026).

Kunjungan ke kantor partai berlambang pohon beringin di Jalan Panglima Sudirman Nomor 91, Kecamatan Klojen, Kota Malang itu sontak memunculkan beragam spekulasi. Pasalnya, selama ini Aba Yasin lebih dikenal sebagai tokoh pendidikan dan organisasi kemasyarakatan, bukan figur yang aktif dalam politik praktis.

Nama Aba Yasin sendiri bukan sosok asing di kalangan dunia pendidikan. Sejak 2019, ia dikenal konsisten mengembangkan ajang Jenius Science Olympiad (JSO) dan Komunitas Matematika dan Sains Indonesia (KMSI) di bawah Yayasan Intan Mutia. Jejaring kegiatannya disebut telah menjangkau 18 provinsi dan 152 kabupaten/kota di Indonesia.

Tak hanya itu, sejak 2024 hingga sekarang, Aba Yasin juga dipercaya memimpin DPW Barisan Nasional Pemuda Madura (BNPM) Jawa Timur, sebuah organisasi yang cukup aktif dalam kegiatan sosial dan kepemudaan.

Di tengah rekam jejak tersebut, kehadirannya di kantor Golkar menjadi perbincangan. Apakah ini sekadar silaturahmi, atau justru menjadi awal komunikasi politik menuju kontestasi 2029?

Busamat, yang mengaku mengenal perjalanan Aba Yasin sejak lama, menilai sosok tersebut memang dikenal mudah bergaul dengan berbagai kalangan. Namun, ia juga mengamati adanya intensitas komunikasi yang berbeda dalam setahun terakhir.

"Aba Yasin sejak dulu sebenarnya orangnya suka berteman tanpa pilah pilih, tapi satu tahun terakhir mulai sering main catur di kantor DPC Golkar. Bisa jadi catur yang dipegang bagian dari peran catur masa depan, yang paham beliaunya sendiri," ungkap Busamat.

Saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Aba Yasin menepis anggapan bahwa kedatangannya berkaitan dengan agenda politik tertentu. Menurutnya, silaturahmi merupakan bagian dari menjaga hubungan baik dengan siapa pun.

"Saya banyak kawan, banyak teman, banyak relasi sosial jadi saya ke mana aja bebas yang penting niatnya baik," ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa kunjungannya bukan karena undangan dari Partai Golkar.

"Sebenarnya saya ke DPC Golkar saya silaturahmi secara langsung bukan diundang atau di apalah, tapi saya datang atas inisiatif sendiri, di sana saya ada banyak teman dan saudara," tutupnya.

Di sisi lain, salah seorang kader Partai Golkar yang aktif memberikan pendidikan politik di internal partai turut memberikan tanggapan atas kedatangan Aba Yasin.

"Aba Yasin hadir adalah bentuk bangun komunikasi dan persaudaraan. Golkar terbuka lebar bagi siapa saja," ujarnya sambil tersenyum.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari Aba Yasin mengenai rencana bergabung dengan partai politik ataupun maju dalam kontestasi politik 2029. Karena itu, berbagai asumsi yang berkembang masih sebatas spekulasi publik.

Namun satu hal yang pasti, ketika seorang tokoh yang selama ini dikenal fokus membangun pendidikan nasional mulai intens berkomunikasi dengan berbagai elemen politik, ruang tafsir publik pun terbuka lebar. Apakah ini hanya silaturahmi biasa, atau sedang disusun langkah besar menuju panggung politik? Waktu yang akan memberikan jawabannya.

(Busamat | detikterkini)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update