detikterkini.id - Dinas Pendidikan Kabupaten Malang bersama Pemerintah Kabupaten Malang terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas, transparan, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Malang.
Komitmen tersebut ditegaskan melalui Penandatanganan Pakta Integritas Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 yang digelar dalam momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional dan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Selasa (20/05).
Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur penting mulai dari Bupati Malang, Forkopimda, Inspektorat, jajaran K3S, MKKS, hingga seluruh pemangku kepentingan pendidikan di Kabupaten Malang. Penandatanganan pakta integritas tersebut menjadi langkah nyata dalam menciptakan sistem penerimaan murid baru yang objektif, akuntabel, transparan, berkeadilan, serta bebas dari diskriminasi.
Selain penandatanganan pakta integritas, acara juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada para pendidik dan peserta didik berprestasi yang berhasil mengharumkan nama Kabupaten Malang di tingkat nasional maupun internasional. Kreativitas seni tradisional para pelajar turut mewarnai peringatan tersebut sebagai simbol bangkitnya pendidikan dan budaya lokal yang terus berkembang.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang menyampaikan bahwa momentum ini bukan sekadar seremoni, namun menjadi semangat baru untuk memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan.
“Pendidikan yang berkualitas lahir dari sistem yang jujur, terbuka, dan berpihak kepada masa depan anak-anak kita. Penandatanganan pakta integritas ini menjadi komitmen bersama agar seluruh proses SPMB berjalan bersih, profesional, dan memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh peserta didik di Kabupaten Malang,” ujarnya.
Sementara itu, Wahyuningtias, warga Pakisaji, menyambut baik langkah dan komitmen yang dilakukan Dinas Pendidikan Kabupaten Malang bersama Pemerintah Kabupaten Malang.
“Kami sebagai masyarakat tentu mendukung penuh langkah Dispendik Kabupaten Malang dalam membangun pendidikan yang lebih baik dan transparan. Harapannya, komitmen ini benar-benar terealisasi sesuai harapan warga, bukan hanya sebatas di atas kertas, tetapi nyata hasilnya di lapangan dan bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkap Wahyuningtias.
Momentum Hari Pendidikan Nasional dan Hari Kebangkitan Nasional tahun ini diharapkan menjadi titik penguatan sinergi seluruh elemen dalam menciptakan generasi muda Kabupaten Malang yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar