Kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol peringatan semata, tetapi juga sebagai upaya jangka panjang dalam menjaga keseimbangan alam. Penanaman pohon dinilai sebagai investasi penting untuk penyelamatan bumi dan keberlanjutan sumber daya air di masa depan.
Pimpinan Perumda Tirta Kanjuruhan Malang menyampaikan kepada awak media detikterkini, bahwa menjaga air berarti menjaga kehidupan.
“Bagi kami, setiap tetes air bukan sekadar layanan, tetapi amanah untuk menjaga keberlanjutan,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sebagai sumber utama air bersih.
“Air bersih yang kita nikmati hari ini bergantung pada bumi yang tetap lestari,” imbuhnya.
Di akhir pernyataannya, ia mengajak seluruh masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga lingkungan.
“Mari bersama menjaga lingkungan dan menggunakan air secara bijak, karena menjaga bumi adalah menjaga sumber kehidupan,” tutupnya dengan tegas.
Kegiatan ini mendapatkan dukungan luas dari masyarakat, termasuk warganet yang turut memberikan apresiasi melalui media sosial resmi Perumda Tirta Kanjuruhan Malang.
Salah satu pengguna, @yuli_nuril03, menyampaikan, “Inspiratif! Dimulai dari langkah kecil, untuk masa depan bumi yang lebih baik.”
Sementara itu, @viaaarnx juga mengungkapkan dukungannya, “Setuju banget min, hal kecil kayak hemat air juga udah jadi bentuk jaga bumi. Selamat Hari Bumi semuanya.”
Dukungan serupa datang dari @idnur_, yang menegaskan pentingnya kontribusi kecil dari setiap individu. “Selamat Hari Bumi. Setuju banget, perubahan besar itu dimulai dari langkah kecil. Dari hemat air sampai jaga lingkungan sekitar, semuanya punya dampak. Yuk sama-sama lebih peduli demi bumi yang lebih baik.”
Momentum Hari Bumi ini menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Melalui aksi sederhana seperti menanam pohon dan menghemat penggunaan air, setiap individu dapat berkontribusi dalam menjaga kelangsungan hidup bumi untuk generasi mendatang.
#PerumdaTirtaKanjuruhan
#HariBumi
#OurPowerOurPlanet




