detikterkini.id -- JAKARTA – Upaya memperkuat peran pers dalam pemberantasan korupsi terus digencarkan. Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia bersama Dewan Pers Media Online Indonesia resmi menggelar program Pelatihan Jurnalistik Anti Korupsi (PEJAK) sebagai langkah strategis meningkatkan kompetensi wartawan yang profesional dan berintegritas.
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 19 Mei 2026 pukul 09.00 WIB hingga selesai, dan terbuka secara gratis bagi insan pers di seluruh Indonesia. Pelatihan ini menjadi bagian dari gerakan nasional untuk memperkuat kualitas pemberitaan, khususnya dalam isu KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme).
Program PEJAK dirancang untuk membekali wartawan dengan kemampuan investigatif, penulisan berbasis data, serta pemahaman mendalam terkait praktik korupsi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah kolaborasi antara media, organisasi pers, dan pemangku kepentingan dalam menciptakan ekosistem informasi yang transparan dan akuntabel.
Dalam keterangannya, penyelenggara menyebut bahwa pelatihan ini juga mendukung agenda pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dalam memperkuat pemberantasan korupsi melalui peran aktif masyarakat dan media.
“Media memiliki posisi strategis sebagai pengawas publik. Wartawan tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga berperan dalam mengungkap penyalahgunaan wewenang yang merugikan negara,” demikian pernyataan panitia.
Menariknya, dalam rangkaian kegiatan ini, PWMOI juga akan meluncurkan “Saluran Prabowo-Gibran Anti Korupsi”, sebuah platform pelaporan yang memungkinkan masyarakat dan insan media menyampaikan dugaan pelanggaran oleh aparat atau pejabat publik secara langsung.
Peluncuran resmi saluran tersebut direncanakan pada 19 Juni 2026 di Hotel Danau Toba, yang diharapkan menjadi tonggak baru dalam transparansi dan partisipasi publik terhadap pemberantasan korupsi.
Sejumlah lembaga dan mitra media turut mendukung kegiatan ini, termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai simbol komitmen bersama dalam melawan korupsi di tanah air.
Pendaftaran pelatihan dibuka melalui kontak panitia atas nama Siti Kulsum atau melalui email resmi penyelenggara. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan lahir jurnalis-jurnalis tangguh yang mampu menyajikan informasi tajam, akurat, dan berpihak pada kepentingan publik.


.jpg)

