Dalam sebuah diskusi publik, para tokoh BNPM menyoroti pentingnya peran aktif generasi muda dalam menggerakkan roda ekonomi nasional. Pimpinan tinggi BNPM, Dwi Cahyono Indrotito, S.H., M.M., menyampaikan pandangan tegas mengenai pola pikir pembangunan ekonomi.
“Pertumbuhan ekonomi tidak bisa dilakukan dengan bertahan di atas kursi dengan wawasan kebangsaan dan praktik duduk manis dapat uang, tapi bangsa besar lahir dari generasi yang memikirkan dan mempertahankan langkah strategis roda ekonomi dengan praktik dan siap ambil risiko,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua DPD BNPM Kabupaten Malang, Moch. Yasin, menekankan karakter kemandirian masyarakat Madura dalam menghadapi berbagai kondisi ekonomi.
“Orang Madura bekerja tanpa menindas pemerintah, dan tidak merusak tatanan pemerintahan, dan sebaliknya dalam kondisi apapun masyarakat Madura bertahan dan mencari rezeki dengan kemampuannya tanpa mengeluh ke pemerintah,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa keberadaan warung sembako Madura merupakan bentuk nyata perjuangan ekonomi rakyat.
“Warung sembako Madura hadir dari perorangan sebagai bagian dari perjuangan bertahan dan mengikuti perkembangan,” tutupnya.
Sekretaris Daerah BNPM Kabupaten Malang, Busamat, turut menyoroti keunikan karakter masyarakat Madura yang menjadi kekuatan tersendiri dalam kehidupan sosial dan ekonomi.
“Sebenarnya bicara warga Madura adalah keunikan yang susah dipahami oleh masyarakat luar. Satu kesalahan bisa memicu amarah kepada semua warga Madura, itulah keunikannya. Tapi ‘tretan dhibhi’ di mana saja, dia bertahan dengan keunikan dan semangat tanpa melihat status ijazahnya. Maka kita mengajak, mari bersatu menjaga keutuhan Republik, menjaga marwah Madura, dan tetap semangat mencari nafkah dengan cara kreatif serta berani menghadapi berbagai tekanan dan risiko,” ungkapnya penuh semangat.
Melalui forum ini, BNPM Kabupaten Malang menegaskan bahwa kekuatan ekonomi nasional tidak hanya bertumpu pada kebijakan, tetapi juga pada mentalitas kerja keras, keberanian mengambil risiko, serta solidaritas sosial yang menjadi ciri khas masyarakat Madura.




