detikterkini.id --Malang – Kehadiran Jembatan Garuda membawa harapan besar bagi masyarakat di wilayah selatan Kabupaten Malang. Jembatan yang menghubungkan Desa Ternyang, Kecamatan Sumberpucung dengan Desa Mangunrejo, Kecamatan Kepanjen ini resmi digunakan sejak Senin (9/3), dan langsung dirasakan manfaatnya oleh warga setempat.
Launching titik Jembatan Garuda menjadi momentum penting bagi masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses transportasi. Sebelum jembatan tersebut dibangun, warga harus menempuh jalur memutar dengan jarak yang lebih jauh untuk menuju pusat aktivitas di wilayah Kepanjen. Bahkan sebagian warga terpaksa menggunakan perahu untuk menyeberangkan sepeda motor mereka melintasi sungai, yang tentu membutuhkan biaya tambahan.
Kini, setelah jembatan tersebut dapat digunakan, waktu tempuh menuju Kepanjen dapat dipangkas hingga sekitar 15 menit. Hal ini tentu sangat membantu aktivitas masyarakat sehari-hari, baik untuk bekerja, berdagang, hingga mengakses layanan pendidikan dan kesehatan.
Sejumlah warga mengaku bersyukur atas hadirnya jembatan penghubung tersebut. Mereka menilai pembangunan infrastruktur ini sangat membantu mobilitas masyarakat yang sebelumnya terkendala oleh kondisi geografis.
“Sekarang jauh lebih mudah. Dulu kalau mau ke Kepanjen harus memutar cukup jauh atau menyeberang menggunakan perahu sambil membawa motor. Selain repot juga harus mengeluarkan biaya. Dengan adanya jembatan ini, perjalanan menjadi lebih cepat dan praktis,” ujar salah satu warga Desa Ternyang.
Kehadiran Jembatan Garuda juga menjadi perhatian dari Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Malang. Pihak dinas menilai keberadaan jembatan tersebut merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Malang.
Dinas PU Kabupaten Malang berharap setelah launching titik jembatan ini, keberadaannya dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat sebagai penghubung utama dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Infrastruktur tersebut juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, terutama bagi warga yang bergantung pada aktivitas perdagangan dan distribusi hasil pertanian.
Selain mempercepat mobilitas warga, jembatan ini juga diyakini dapat membuka akses yang lebih luas bagi pengembangan wilayah di sekitar Kecamatan Sumberpucung dan Kepanjen. Dengan konektivitas yang semakin baik, potensi ekonomi desa diharapkan dapat berkembang lebih pesat.
Bagi masyarakat setempat, hadirnya Jembatan Garuda bukan sekadar pembangunan fisik semata, melainkan simbol harapan baru bagi peningkatan kesejahteraan dan kemudahan akses kehidupan sehari-hari.
Masyarakat pun menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah daerah serta pihak-pihak yang telah mendorong terealisasinya pembangunan jembatan tersebut. Mereka berharap keberadaan jembatan ini dapat terus dijaga dan dimanfaatkan bersama demi kemajuan wilayah.
(Saiful)






