Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

KAPOLRES SUMENEP DIBANJIR KRITIK, GAGAL PANEN RAYA JAGUNG DITUDUH PELECEHAN PETANI!

Rabu, 11 Februari 2026 | Februari 11, 2026 WIB Last Updated 2026-02-11T02:31:05Z
Jurnalis: Anwar S| Sumenep - Kapolres Sumenep gagal melaksanakan Panen Raya Jagung di Kec. Ganding dengan alasan lokasi terlalu masuk ke pelosok. Padahal, persiapan sudah fix dan akomodasi tinggal pasang.

detikterkini.id
--Sumenep - Kapolres Sumenep gagal melaksanakan Panen Raya Jagung di Kec. Ganding dengan alasan lokasi terlalu masuk ke pelosok. Padahal, persiapan sudah fix dan akomodasi tinggal pasang.

Munhari, ketua Gapoktan Kecamatan Ganding melontarkan kritik dan kekecewaannya pada kapolres sumenep yang membatalkan acara panen raya setelah semua perlengkapan yang dibuthkan telah dipersiapkan oleh petani.

"Alasan tidak logis dan dadakan ini adalah pelecehan pada petani yang sudah bersusah payah mempersiapkan untuk menyambut kapolres sumenep," ucap munhari pada media (11/02/26).

Menurutnya, Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo pernah turun ke sawah yang sangat terpencil demi menghargai jerih payah para petani di Sumenep. 

"Bupati saja berani turun ke pelosok demi suksesnya swasembada pangan nasional, tapi Kapolres baru ini malah membatalkan acara secara dadakan, sangat tidak menghargai petani," ujarnya

Senin jam 10.30 WIB (09/02/2026), anggota Polres Sumenep melakukan survei lokasi dan memastikan acara akan berlangsung. Namun, pada sekitar jam 13.00 WIB salah satu anggota dari polres sumenep membatalkan agenda panen raya tersebut dengan alasan lokasi terlalu masuk ke polosok desa. 

"Dimana hati nurani Pak Kapolres? Singkirkan kata-kata 'Polri Siap Sukseskan Swasembada Pangan' kalau masih malas terjun ke pelosok, namanya bertani ya memang di pelosok, kalau di kota itu cafe dan Mr. Ball,” tuntut Gapoktan.

Untuk diketahui rencana agenda panen raya yang dibatalkan oleh pihak polres sumenep terletak di Desa Gadu Timur kec. Ganding Sumenep
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update