![]() |
| Lepas Jabatan di Tanjung Perak, Kompol Sudaryanto Jalani "Mudik Karier" ke Bangkalan |
detikterkini.id -- SURABAYA – Perjalanan karier seseorang sering kali membawa kejutan. Setelah sempat melanglang buana ke daerah lain, Kompol H. Sudaryanto, S.H., M.H., kini resmi "balik kucing" ke Polres Bangkalan. Perwira yang sebelumnya menjabat sebagai KabagLog Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya ini, kini dipercaya mengemban amanah baru sebagai Wakapolres Bangkalan.
Kompol Sudaryanto menggantikan posisi Kompol Hj. Hosna Nurhidayah, S.H., M.H., yang mendapatkan promosi jabatan baru sebagai Kasubbagrenmin Rolog Polda Jawa Timur.
Bagi Sudaryanto, penugasan ini bukan sekadar rotasi jabatan biasa, melainkan sebuah momen mudik karier. Pria kelahiran Sleman, Yogyakarta ini, sebelumnya telah mendedikasikan hidupnya selama 20 tahun penuh di wilayah hukum Bangkalan.
"Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas nikmat-Nya. Bisa kembali ke Polres Bangkalan ini rasanya seperti pulang ke kampung halaman sendiri," ungkap Kompol Sudaryanto dengan penuh emosi saat memberikan sambutan dalam acara pisah-sambut di Aula Wicaksana Laghawa Polres Bangkalan, Senin (1/9) kenaren.
Dua dasawarsa bukanlah waktu yang singkat. Selama 20 tahun menempa diri di Pulau Madura, Sudaryanto telah melewati berbagai dinamika tugas. Mulai dari Kanit Narkoba, Kanit Pidum, KBO Reskrim, hingga dipercaya memimpin sebagai Kapolsek di tiga wilayah berbeda, yakni Kamal, Konang, dan Tanah Merah. Pada tahun 2019, ia sempat keluar dari Bangkalan untuk bertugas di tempat lain, sebelum akhirnya takdir membawanya kembali ke tanah yang membesarkan namanya.
"Meskipun saya lahir di Jogja, ternyata garis rezeki dan perjalanan karier saya melekat erat di Madura, khususnya di Polres Bangkalan ini," tambahnya melempar senyum.
Sebagai orang nomor dua yang baru di Polres Bangkalan, Kompol Sudaryanto menegaskan komitmennya untuk langsung tancap gas. Ia siap bersinergi dan mendukung penuh seluruh kebijakan Kapolres Bangkalan, AKBP Wibowo, S.I.K., M.H.
Ia juga mengajak seluruh Pejabat Utama (PJU), mulai dari Kabag, Kasat, Kasi, hingga para Kapolsek jajaran untuk menjaga soliditas secara berkelanjutan. Tujuannya jelas: memastikan 273 desa dan 8 kelurahan yang tersebar di 18 kecamatan di Bangkalan tetap kondusif, aman, dan bebas dari gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
"Harapan ini tidak bisa terwujud hanya dengan kata-kata, melainkan harus lewat tindakan nyata. Mari kita bekerja bersama, memperkuat kolaborasi lintas sektoral, dan merangkul berbagai elemen masyarakat," tegas perwira yang dikenal berpenampilan low profile tersebut.
Sementara itu, Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo, S.I.K., M.H., menyambut hangat kembalinya sang "anak hilang" ke bumi kandung Madura. Namun, Kapolres juga memberikan catatan dan pengingat penting bahwa Bangkalan hari ini sudah jauh berubah dibanding dua dekade lalu.
"Pak Sudaryanto memang sudah 20 tahun di sini, tapi ini adalah babak baru. Bangkalan yang dulu berbeda dengan yang sekarang, apalagi era sekarang sudah ada Jembatan Suramadu. Tantangannya tentu jauh lebih kompleks," urai AKBP Wibowo.
Kapolres juga menitipkan tugas besar di pundak Wakapolres baru untuk fokus pada penguatan internal korps bhayangkara tersebut.
"Jika di tempat lama mungkin tidak fokus mengurus personel, di sini tugas internal sepenuhnya ada di tangan Pak Waka. Tolong kelola anggota dengan baik dan jaga situasi internal agar tetap solid. Silakan kenali kembali lingkungan Polres Bangkalan dengan segala dinamika barunya," pungkas Kapolres. (Totok Cs)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar