Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Skandal Kekerasan Balita di Daycare Yogyakarta: 13 Tersangka Diamankan

Selasa, 28 April 2026 | April 28, 2026 WIB Last Updated 2026-04-28T03:03:43Z
Skandal Kekerasan Balita di Daycare Yogyakarta: 13 Tersangka Diamankan
detikterkini.id
-- Yogyakarta, Kasus dugaan kekerasan terhadap anak usia dini menggemparkan publik setelah aparat dari Polresta Yogyakarta menggerebek sebuah tempat penitipan anak bernama Little Aresha Daycare di wilayah Sorosutan, Umbulharjo.
Penggerebekan dilakukan pada Jumat, 24 April 2026, menyusul laporan seorang mantan karyawan yang mengaku tidak tahan melihat praktik pengasuhan yang diduga tidak manusiawi di lokasi tersebut. Selain melaporkan kekerasan terhadap anak, ia juga mengaku ijazahnya ditahan oleh pihak pengelola.

Temuan Mengejutkan di Lokasi

Saat penggerebekan, petugas menemukan sejumlah kondisi yang memprihatinkan:

Anak-anak balita tidur di lantai tanpa alas memadai

Beberapa anak hanya mengenakan popok

Dugaan pengikatan tangan dan kaki untuk menenangkan anak

Indikasi luka lebam pada tubuh sejumlah anak

Dugaan pengurungan anak di ruang terbatas seperti toilet

Fasilitas yang tidak sesuai dengan promosi (minim ventilasi dan tanpa pendingin ruangan layak)


Data awal menyebutkan sekitar 103 anak pernah dititipkan di fasilitas tersebut, dengan 53 anak terindikasi mengalami kekerasan fisik maupun verbal.

Penanganan Hukum

Polisi telah mengamankan sekitar 30 orang untuk pemeriksaan dan menetapkan 13 tersangka, termasuk pengelola yayasan, kepala sekolah, dan sejumlah pengasuh. Proses hukum masih berlangsung untuk mendalami peran masing-masing pihak.

Pihak kepolisian juga mengungkap bahwa daycare tersebut diduga beroperasi tanpa izin resmi, yang menjadi salah satu fokus penyelidikan lebih lanjut.

Dampak dan Tindak Lanjut

Kasus ini memunculkan kekhawatiran luas terkait pengawasan terhadap lembaga penitipan anak di Indonesia. Sejumlah pihak mendesak:

Evaluasi menyeluruh terhadap operasional daycare

Pengetatan sistem perizinan dan pengawasan

Pendampingan psikologis bagi anak-anak korban dan keluarga

Transparansi informasi bagi orang tua dalam memilih layanan penitipan anak


Imbauan untuk Orang Tua

Para orang tua diimbau untuk lebih cermat dalam memilih tempat penitipan anak, antara lain dengan:

Memastikan legalitas dan izin operasional

Melakukan kunjungan langsung tanpa pemberitahuan

Mengamati kondisi fasilitas dan interaksi pengasuh

Tidak hanya mengandalkan ulasan daring


Kasus ini menjadi pengingat penting bahwa keamanan dan kesejahteraan anak harus menjadi prioritas utama. Aparat berjanji akan mengusut tuntas perkara ini hingga ke akar, sementara masyarakat diharapkan meningkatkan kewaspadaan terhadap layanan penitipan anak di sekitarnya.
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update